Showing posts with label Argentina. Show all posts
Showing posts with label Argentina. Show all posts

Saturday, May 19, 2012

Argentina: Convocados para los amistosos de Brasil y Ecuador



Argentina ha facilitado su lista de convocados para los amistosos de Brasil y Ecuador, los dos choques que se disputarán a partir del 2 Junio en adelante tiene a varios conocidos. Uno de ellos pasa a ser Salvio del Atlético, Messi y Mascherano del Barcelona, Demichelis del Málaga y Di María por el Madrid junto a Higuaín.



Sergio Romero (Sampdoria), Pablo Zabaleta (Manchester City), Ezequiel Garay (Benfica), Federico Fernández (Napoli), Marcos Rojo (Spartak de Moscú) y Campagnaro (Napoli); los mediocampistas: Matías Rodríguez (U de Chile), José Sosa (Metallist de Ucrania), Javier Mascherano (Barcelona), Angel Di María (Real Madrid), Fernando Gago (Roma), Eduardo Salvio (Atlético de Madrid), Maxi Rodríguez (Liverpool) y Pablo Guiñazú (Inter) y los delanteros: Lionel Messi (Barcelona), Gonzalo Higuaín (Real Madrid), Sergio Agüero (Manchester City) y Ezequiel Lavezzi (Napoli).

Tuesday, January 17, 2012

Javier Zanetti Biografi Lengkap

Profil Tim dan Biodata Pemain kali ini kembali hadir untuk menyajikan Kumpulan Profil Pemain Sepakbola ternama dari seluruh Dunia. Profil Pemain yang akan disajikan kali ini, datang dari pemain veteran asal Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Inter Milan yaitu Javier Zanetti. Bagi para fans fanatik Inter Milan, nama Javier Zanetti pasti sudah tidak asing lagi, pemain yang berposisi sebagai Wing Bek ini telah membela tim Biru Hitam sejak tahun 1995. Pemain yang memiliki nama lengkap Javier Adelmar Zanetti ini, lahir di Buenos Aires, Argentina tanggal 10 Agustus 1973. Bagi kamu yang ingin mengetahui Profil dan Perjalanan Karir dari Pemain yang dijuluki Il Trattore (The Tractor. Berikut kami sajikan Profile dan Biography dari Javier Zanetti.


Profil Dan Biodata Lengkap Javier Zanetti

Nama Lengkap : Javier Adelmar Zanetti
Tempat Lahir : Buenos Aires, Argentina
Tanggal Lahir : 10 Agustus 1973
Kebangsaan : Argentina
Posisi : Bek
Bermain di Klub : Inter Milan

Profil dan Perjalanan Karir


Javier Adelmar Zanetti lahir pada tanggal 10 Agustus 1973 di Buenos Aires, Argentina. Dia mendapat julukan Pupi di Argentina. Setelah bermain di Italia, Zanetti kembali mendapat julukan, yaitu Il Trattore (The Tractor) karena kekuatan, keuletan, stamina dan kemampuan berlarinya melewati pemain bertahan lawan ketika ikut membantu menyerang dari posisi bek kanannya. Belakangan ini dia juga bermain di posisi pemain tengah kanan.

Setelah ditolak masuk ke tim muda Independiente, Zanetti bergabung dengan Talleres de Remedios de Escalada (tim divisi 2). Tetapi tidak lama kemudian pada tahun 1993 dia pindah ke klub divisi satu Argentina, Banfield. Zanetti yang saat itu masih berumur 20 tahun memulai debutnya pada tanggal 12 September 1993 ketika melawan River Plate. Gol pertamanya terjadi 17 hari kemudian saat melawan Newell's Old Boys yang berakhir dengan kedudukan 1-1. Penampilannya yang menawan membuatnya menjadi incaran klub-klub besar. Pada tahun 1995, dia akhirnya pindah ke Inter menjadi pembelian pertama dari Massimo Moratti.

Debutnya bersama Inter terjadi pada tanggal 27 Agustus 1995 saat melawan Vicenza. Kualitas Zanetti membuatnya menjadi pemain sepak bola yang dihormati. Meski terkadang dia dikritik sebagai pemain yang suka protes saat di lapangan, tetapi dia berhasil menjadi salah satu pemain Inter yang paling konsisten, dapat diandalkan dan bisa dipercaya. Karena itu dia diangkat menjadi kapten tim, dan mendapatkannya dari pemain bertahan legenda Inter, Giuseppe Bergomi.

Zanetti mulai bermain bagi tim nasional Argentina pada tanggal 16 November 1994 melawan Chili. Saat itu Argentina masih dilatih oleh yang saat itu dilatih oleh Daniel Passarella. Sejak saat itu dia menjadi bagian penting dari tim nasional. Namun ada suatu kontroversi, setelah memperkuat timnas selama babak kualifikasi, Zanetti tidak dipanggil untuk memperkuat tim nasional Argentina untuk putara final Piala Dunia 2006 oleh pelatih Jose Pekerman. Pelatih itu lebih memilih memanggil Lionel Scaloni.

Demikian sekilas mengenai Profil dan Perjalanan Karir dari Javier Zanetti, yang merupakan Pemain Inter Milan asal Argentina.
Selain memberikan Biografi Lengkap Javier Zanetti, kami juga menyajikan Profil dan Biodata Pemain sepakbola ternama lainnya yaitu dari Biografi Diego Milito.

Sunday, January 15, 2012

Biografi Lengkap Diego Milito

Profil Tim dan Biodata Pemain kembali akan menyajikan Kumpulan Profil dan Biodata pemain sepakbola ternama dari seluruh dunia. Profil Pemain kali ini datang dari Penyerang berkebangsaan Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Inter Milan yaitu Diego Milito. Bagi para Internisti, nama Diego Milito pasti sudah tidak asing lagi, kakak dari Gabriel Milito ini, merupakan salah satu pemain yang berperan penting saat membawa Inter Juara Liga Champions musim 2009-2010. Pemain yang memiliki nama lengkap Diego Alberto Milito ini, lahir di Bernal, Argentina 12 Juni 1979. Bagi kamu yang ingin mengetahui Profil dan Perjalanan Karir dari pemain Inter dan Tim Tango ini. Berikut kami sajikan Profile dan Biography dari Diego Milito.


Profil Dan Biodata Lengkap Diego Alberto Milito

Nama Lengkap : Diego Alberto Milito
Tempat Lahir : Bernal, Argentina
Tanggal Lahir : 12 Juni 1979
Kebangsaan : Argentina
Posisi : Penyerang
Bermain di Klub : Inter Milan

Profil Dan Perjalanan Karir

Diego Alberto Milito lahir pada tanggal 12 Juni 1979 di Bernal, Buenos Aires, Argentina. Dia adalah pemain depan yang berkebangsaan Argentina.

Diego mulai bermain untuk klub divisi I Argentina, Racing Club pada tahun 1999. Bersama klub itu dia memperoleh gelar turnamen Apertura pada tahun 2001.

Pada awal musim 2004, Diego Milito pindah ke klub Genoa yang saat itu berada Serie B Italia. Setelah 2 musim pertamanya yang sangat sukses, di mana dia berhasil mencetak 33 gol dalam 59 penampilannya, Genoa terkena degradasi ke Serie C1 sebagai hukuman atas pengaturan hasil pertandingan pada laga terakhir di musim 2004–2005. Karena ini Diego Milito terpaksa harus meninggalkan Genoa dan bergabung dengan adiknya Gabriel Milito di Real Zaragoza. Diego Milito sekali lagi berhasil menunjukkan kemampuannya. Pada semifinal pertama di Piala Raja Spanyol 2006, dia berhasil mencetak 4 gol untuk mengalahkan Real Madrid 6-1. Diego Milito menyelesaikan musim itu dengan menjadi top scorer bagi Real Zaragoza dengan 16 gol di Liga Spanyol.

Diego kemudian menjadi kapten klub Real Zaragoza, menggantikan saudaranya Gabriel yang pindah ke Barcelona di musim 2007. Diego sukses menjadi salah satu top scorer di Liga Primera musim 2006-2007. season. 23 golnya hanya 2 lebih sedikit dari top scorer Ruud van Nistelrooy dan 3 lebih sedikit dari pemenang Golden Boot Eropa Francesco Totti. Gol-golnya ikut membantu Zaragoza menduduki peringkat 6 di liga.

Pada tanggal 1 September 2008, beberapa menit sebelum waktu penutup jendela transfer, Genoa berhasil mendapatkan Diego Milito dari Zaragoza. Penjualan itu disebabkan karena klub Spanyol itu terdegradasi ke Divisi Dua. after the Spanish team were relegated to Segunda División. Agennya sempat mengatakan Diego juga mendapat tawaran bergabung dari klub-klub besar Eropa lainnya.

Debutnya bersama Genoa terjadi pada tanggal 14 September 2009, melawan A.C. Milan. Pertandingan itu dimenangkan Genoa 2-0 dengan gol pertama berasal dari assist Diego dan gol kedua dicetak oleh dirinya sendiri. Pada tanggal 9 November 2008, Diego mencetak hat-trick pertamanya bersama Genoa di kala kemenangan 4-0 atas Reggina.

Diego berhasil mencetak gol pada debut internasional pertamanya saat melawan Uruguay di tahun 2002. Sayangnya di tidak dipanggail memperkuat tim nasional saat berlaga di Piala Dunia 2006.

Pada 20 September 2009, Milito mencetak dua gol kemenangan Inter Milan saat menghadapi Cagliari yang merupakan double pertama Milito bagi Nerazzurri.

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biodata dari Diego Milito, yang merupakan pemain Inter Milan dan Timnas Argentina.
Selain memberikan Biografi lengkap Diego Milito, kami juga menyajikan Kumpulan Biodata pemain sepakbola lainnya yaitu dari Antonio Nocerino Profil Lengkap.

Monday, October 10, 2011

Biodata Lengkap Ezequiel Lavezzi

Profil Tim dan Biodata Pemain kali akan menyajikan Profil Pemain Napoli asal Argentina yaitu Ezequiel Lavezzi. Ezequiel Lavezzi, adalah pemain yang berposisi sebagai Striker, duetnya bersama Edinson Cavani di lini depan, membuat Napoli menjadi Tim yang menakutkan di musim ini, itu dibuktikan dengan banyaknya gol yang diciptakan oleh duet kedua Striker Amerika Latin tersebut. Pemain yang memiliki nama lengkap Ezequiel Ivan Lavezzi ini, lahir di Villa Gobernador Galvez, Argentina pada tanggal 3 Mei 1985. Bagi kamu yang ingin mengetahui Profil Ezequil Lavezzi, Perjalanan Karir, dan Biografi lengkap dari Penyerang Napoli asal Argentina ini. Berikut Profile dan Biography lengkap dari Ezequiel Lavezzi.


Profil Dan Biodata Lengkap Ezequiel Lavezzi

Nama Lengkap : Ezequiel Ivan Lavezzi
Tempat Lahir : Villa Gobernador Galvez, Argentina
Tanggal Lahir : 3 Mei 1985
Kebangsaan : Argentina
Posisi : Striker
Bermain di Klub : Napoli

Profil Pemain

Ezequiel Ivan Lavezzi atau yang lebih sering dikenal Ezequiel Lavezzi adalah seorang pemain sepak bola profesional yang berasal dari Argentina. Ia lahir pada tanggal 3 Mei 1985 di Villa Gobernador Galvez, Argentina. Saat ini ia merupakan salah satu punggawa dari klub Napoli dan bermain pada posisi penyerang. Selain itu ia juga termasuk pemain dalam skuad timnas Argentina.

Perjalanan Karir

Karir Junior:
1995–2003 : Boca Juniors

Karir Senior:
2003–2004 : Estudiantes-BA
2004–2005 : Genoa
2004–2005 → San Lorenzo (loan)
2005–2007 : San Lorenzo
2007–Sekarang : Napoli

Karir timnas:
2007–2008 : Argentina U20
2008 : Argentina U23
2007–Sekarang : Argentina

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biografi dari Ezequiel Lavezzi, Penyerang Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Italia yaitu Napoli.
Selain memberikan Biodata lengkap Ezequiel Lavezzi, kami juga menyajikan Profil dan Biodata pemain sepakbola ternama lainnya yaitu dari Alessandro Matri Biografi Lengkap.

Sunday, July 3, 2011

Angel Di Maria Biografi Lengkap

Profil Tim dan Biodata Pemain kembali menyajikan Profil pemain sepakbola asal Argentina yang kini bermain untuk Klub Real Madrid yaitu Angel Di Maria. Mungkin nama De Maria agak asing ditelinga para penggila bola diseluruh dunia. Nama Angel De Maria, mulai dikenal ketika membela Timnas Argentina di Piala Dunia 2010 lalu. Memiliki kecepatan, dribling bola yang bagus, dan umpan-umpan yang akurat, membuat Jose Mourinho tertarik untuk memboyong De Maria ke Bernabue. Di musim pertamanya bersama EL Real, Di Maria menunjukan permainan yang konsisten disetiap pertandingan, dan menjadi bagian penting dari Klub yang berjuluk Los Galacticos tersebut. Winger yang memiliki nama lengkap Angel Fabian di Maria, lahir di Rosario, Argentina, 14 Februari 1988. Bagi kamu yang penasaran ingin mengetahui Profil Pemain, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari pemain sayap Real Madrid asal Argentina ini. Mari kita simak saja Profile dan Biography lengkap dari Angel Di Maria.


Profil Dan Biodata Lengkap Angel Di Maria

Nama Lengkap : Angel Fabian di Maria
Tempat Lahir : Rosario, Argentina
Tanggal Lahir : 14 Februari 1988
Kebangsaan : Argentina
Posisi : Gelandang
Bermain di Klub : Real Madrid

Profil Pemain

Angel Fabian di Maraa lahir pada 14 Februari 1988 di Rosario, Argentina , dia adalah pesepakbola Argentina yang bermain di Liga Spanyol La Liga bersama Real Madrid, sekaligus menjadi salah satu pemain timnas Argentina. Nama kecilnya El Angelito, Di Magia, El Flaco, El Pibito dan Fideo.

Karir

Karir Senior

2005–2007 Rosario Central | tampil (35) | gol (6)
2007–2010 Benfica | tampil (76) | gol (7)
2010– Real Madrid | tampil (33) | gol (6)

Timnas

2005 Argentina U20 | tampil (13) | gol (3)
2008 Argentina Olympic | tampil (6) | gol (2)
2008– Argentina | tampil (18) | gol (3)

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biografi lengkap dari Angel Di Maria, yang merupakan pemain Timnas Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Real Madrid, dan lengkap kami sajikan dengan fotonya.
Selain memberikan Biografi lengkap Angel Di Maria, kami juga menyajikan Profil dan Biodata pemain sepakbola ternama lainnya yaitu dari Biografi Lengkap Manuel Neuer.

Sunday, June 12, 2011

Profil Lengkap Sergio Aguero

Profil Pemain kali ini akan menyajikan Profil dari pemain Timnas Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Atletico Madrid yaitu Sergio Agüero. Sergio Agüero, adalah salah satu talenta muda berbakat yang dimiliki Argentina saat ini, memiliki kecepatan, skill diatas rata-rata, dan insting mencetak gol yang bagus, membuat penyerang 23 tahun ini, selalu mendapat pengawalan ekstra dari Bek-bek lawan. Pemain yang memiliki nama lengkap Sergio Leonel Agüero del Castillo atau yang akrab disapa Kun ini, lahir di Quilmes, 2 Juni 1988. Bagi kamu yang pensaran ingin mengetahui Profil Lengkap Sergio Aguero, Perjalan Karirnya, dan Biografi lengkap dari menantu Diego Maradona ini. Berikut Profile dan Biography lengkap dari Sergio Aguero.


Profil Dan Biodata Lengkap Sergio Aguero


Informasi Pribadi

Nama lengkap : Sergio Leonel Agüero del Castillo
Tanggal kelahiran : 2 Juni 1988 (umur 23)
Tempat kelahiran : Quilmes, Argentina
Tinggi : 1.72 m (5 ft 8 in)
Posisi bermain : Penyerang

Informasi klub


Klub saat ini : Atletico Madrid

Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
2003–2006 Independiente 53 (23)
2006–sekarang Atletico Madrid 49 (13)

Tim nasional

2006 - Argentina U-20 12 (10)
2007 - Argentina 4 (1)

Profil Pemain


Sergio Leonel Agüero del Castillo (lahir di Quilmes, 2 Juni 1988; umur 23 tahun) adalah pesepak bola Argentina dengan posisi utama sebagai penyerang. Pesepak bola yang memiliki sapaan akrab Kun ini dianggap publik dunia sebagai titisan dari Diego Maradona, bersama Lionel Messi. Nama semakin mencuat ketika membawa Argentina U-20 sebagai juara Piala Dunia Junior 2007 di Kanada. Setelah membawa tim Argentina U-20 menjadi juara, membuka pintu Argentina senior untuk menggunakan jasanya.

Sergio Aguero mencetak rekor sebagai pesepak bola termuda dalam sejarah liga sepak bola Argentina ketika diturunkan Independiente melawan San Lorenzo pada usia 15 tahun 35 hari pada 7 Juli 2003.

Sergio Aguero sekarang merupakan menantu dari pelatih tim nasional Argentina Diego Armando Maradona.

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biografi dari Sergio Aguero, penyerang Timnas Argentina yang saat ini bermain untuk Klub Atletico Madrid, yang lengkap kami sajikan dengan fotonya.
Selain memberikan Profil lengkap Sergio Aguero, kami juga menyajikan Profil dan Biodata pemain sepakbola lainnya yaitu dari Ronaldinho Biodata Lengkap.

Sunday, June 5, 2011

Profil Lengkap Javier Pastore

Javier Pastore, adalah pemain yang saat ini sedang hangat dibicarakan, talenta muda Argentina yang bermain untuk Klub Liga Italia Palermo ini, kini direbutkan oleh Klub-klub besar Eropa. Memiliki visi bermain yang bagus dan Skill diatas rata-rata, membuat Pastore menjadi pemain muda berbakat dan calon pemain bintang masa depan Argentina. Sebelum bermain untuk Palermo, Pastore sempat membela Klub Huracan. Pemain yang memiliki nama lengkap Javier Matías Pastore ini, lahir di Córdoba, Argentina 20 Juni 1989. Bagi anda penggemar Javier Pastore, penasaran ingin mengetahui Profil Pemain, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari pemain yang disebut-sebut sebagai The Next Lionel Messi ini. Berikut Profile dan Biography lengkap dari Javier Matías Pastore.


Profil Dan Biodata Lengkap Javier Pastore

Informasi Pribadi

Nama lengkap : Javier Matías Pastore
Tanggal kelahiran : 20 Juni 1989 (umur 21)
Tempat kelahiran : Córdoba, Argentina
Tinggi : 1.89 m (6,2 kaki)
Posisi bermain : Gelandang serang

Informasi klub

Klub saat ini : Palermo
Nomor : 27

Karier junior

Talleres de Córdoba

Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
2007–2009 Talleres de Córdoba 5 (0)
2008–2009 → Huracán (loan) 31(8)
2009– Palermo 64 (13)

Tim nasional


2009– Argentina 7 (0)

Profil Pemain

Javier Matías Pastore (lahir 20 Juni 1989; umur 21 tahun) adalah seorang pemain sepakbola asal Argentina yang bermain untuk klub Seri A U.S. Città di Palermo dia selalu di panggil "El Flaco" dan panggilan lainnya, "Huesito".

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biografi dari Javier Pastore, talenta muda Argentina yang kini bermain untuk Klub Italia Palermo, dan lengkap kami sajikan bersama fotonya.
Selain memberikan Profil lengkap Javier Pastore, kami juga menyajikan Profil dan Biodata pemain sepakbola lainnya yaitu dari Sergio Ramos Biodata Lengkap.

Wednesday, June 1, 2011

Biodata Lengkap Javier Mascherano

Javier Mascherano, bagi para penggemar Barcelona pasti sudah mengenai nama pemain yang satu ini. Javier Mascherano, adalah pemain yang baru didatangkan oleh pelatih Pep Guardiola dari Liverpool. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini, kerap dijadikan sebagai Bek Tengah menggantikan posisi Puyol. Rajin membantu serangan dan menjaga pertahanan adalah kelebihan dari Pemain asal Argentina ini. Ia di datangkan dari Liverpool pada tanggal 28 Agustus 2010, ia menyetujui persyaratan kontrak selama empat tahun dengan Barcelona seharga £ 22 juta. Pemain yang memiliki nama lengkap Javier Alejandro Mascherano ini, lahir di San Lorenzo, Santa Fe, 8 Juni 1984. Bagi kamu yang penasaran ingin mengetahui Profil Pemain, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari Gelandang bertahan FC Barcelona ini. Mari kita simak saja Profile dan Biography lengkap dari Javier Mascherano.


Profil Dan Biodata Lengkap Javier Mascherano



Informasi Pribadi

Nama lengkap : Javier Alejandro Mascherano
Tanggal kelahiran : 8 Juni 1984 (umur 26)
Tempat kelahiran :San Lorenzo, Santa Fe, Argentina
Tinggi : 6 ft 9 in (2.06 m)
Posisi bermain : Gelandang Bertahan

Informasi klub


Klub saat ini :Barcelona
Nomor : 14

Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
2003–2005 River Plate 46 (0)
2005–2006 Corinthians 17 (0)
2006–2007 West Ham United 5 (0)
2007–2010 Liverpool 94 (3)
2010- Barcelona 21 (0)

Tim nasional


2003– Argentina 66 (2)

Profil Pemain

Javier Alejandro Mascherano (lahir di San Lorenzo, Santa Fe, 8 Juni 1984; umur 26 tahun) adalah pemain tengah Argentina) yang bertinggi badan 171 cm dan pernah bermain di West Ham United di Liga Utama Inggris, saat ini bermain bersama Liverpool. Pada awalnya dia bergabung bersama Liverpool hanya sebagai pemain pinjaman dari Media Sports Investments pada Januari 2007 dan setahun kemudian, tepatnya Februari 2008 dia dikontrak secara permanen. karena memiliki darah Itali, Mascherano juga memegang pasport Itali. Posisinya adalah gelandang bertahan. Ia sering dijuluki El jefe ("Ketua") atau Jefecito. Hingga 30 Juni 2006, ia telah tampil sebanyak 20 kali bersama Argentina. Mascherano adalah pemegang dua medali emas sepak bola olimpiade, dia adalah pemain sepak bola laki-laki pertama yang memenangi dua gelar tersebut sejak 1928.Pada tanggal 28 Agustus 2010, ia menyetujui persyaratan kontrak selama empat tahun dengan Barcelona seharga £ 22 juta. Pada tanggal 30 Agustus 2010, Mascherano lulus pemeriksaan tim medis untuk menyelesaikan transfer ke Barca, dan mengatakan kepada Barca TV "Semua adil dalam adil dan cinta ".Dia melakukan debut Liga nya pada tanggal 11 September 2010, dimulai dengan kekalahan 2-0 rumah terhadap Hércules CF baru-baru ini dipromosikan, menandai kekalahan pertama di Nou Camp selama 16 bulan.

Perjalanan karier

* River Plate (2003-05)
* Corinthians (2005-06)
* West Ham United (2006-2007)
* Liverpool F.C. (2007-2010)
* FC Barcelona (2010-)

Karier Internasional

Pada September 2001, Mascherano menjadi bagian dari tim Argentina yang meraih posisi keempat pada kejuaraan dunia junior dibawah usia 17 tahun 2001. Karena permainannya yang menawan pada tim junior Argentina membuat dia dipanggil untuk bermain di tim senior sebelum memulai debutnya bersama River Plate. Itu terjadi saat Argentina berhadapan dengan Uruguay dalam sebuah pertandingan persahabatan pada 16 Juli 2003.

Pada pertengahan Kejuaraan Apertura 2003 -2004, Mascherano kembali dipanggil untuk mengikuti Kejuaraan dunia junior tahun 2003. Tim Argentina U 20 kembali meraih posisi keempat. Saat itu Argentina bermain sangat menawan dengan Mascherano didalamnya. Namun Mascherano dilarang bermain pada perebutan posisi ketiga karena akumulasi kartu.

Pada Januari 2004, Mascherano dipanggil untuk bergabung bersama tim Argentina U 23 dalam Turnamen Pra Olimpiade Amerika Selatan di Chili. Saat itu Argentina berhasil memenangkan turnamen.

Pada akhir musim 2003-2004 Mascherano termasuk dalam skuad tim Argentina untuk Copa América 2004. Argentina kalah dari Brasil pada babak final melalui adu penalti, namun penampilan impresif Mascherano membuat dia terpilih sebagai pemain terbaik Argentina dalam turnamen tersebut ats pilihan rekan setimnya.

ada Agustus 2004, Mascherano kembali menjadi bagian tim Argentina pada Olimpiade Athena 2004 dimana saat itu Argentina berhasil menjuarai cabang sepak bola dan meraih medali emas.

Pada Juni 2005, Mascherano masuk dalam skuad Argentina untuk Piala Konfederasi 2005 di Jerman. Argentina kembali bertemu Brazil di final dan kalah 4-1.

Pada Piala Dunia 2006, Mascherano bermain secara penuh di semua pertandingan yang dilakoni Argentina.

Dia menerima kartu merah saat Argentina bermain melawan Amerika Serikat dalam sebuah partai persahabatan di Giants Stadium karena pelanggarannya terhadap Freddy Adu pada menit ke 87.

Pada Juli 2007, Masche mencetak gol pertamanya bersama tim Argentina pada Copa América 2007 dan terpilih sebagai pemain terbaik Argentina dalam tim yang dipenuhi bintang tersebut.

Pada 2008 Mascherano terpilih untuk mewakili Argentina pada Olimpiade Beijing sebagai salah satu pemain dengan usia diatas 23 tahun bersama Juan Román Riquelme dan Nicolás Pareja. Mascherano sangat tersanjung dang berkata "Adalah sangat penting bagi setiap atlet untuk mempertahankan medali emas. Mungkin saya akan jadi satu-satunya orang Argentina yang pernah melakukan itu dan akan tercatat dalam sejarah." Argentina berhasil mempertahankan medali emas dan membuat Mascherano menjadi olahragawan pertama Argentina yang meraih dua medali emas olimpiade.Segera setelah kepala pelatih diangkat dari Argentina pada bulan November 2008, Diego Maradona mengumumkan bahwa ia ingin Mascherano menjadi kapten tim. "Saya ingin Mascherano menjadi kapten saya karena saya percaya ia adalah pemain Argentina yang paling dekat dengan gagasan saya tentang kemeja Argentina - keringat untuk itu, pengorbanan untuk itu, menjadi seorang profesional, yang dekat dengan pasangan-tim," katanya. "Aku akan meyakinkan dia Dia akan menjadi kapten saya.." Benar saja, Mascherano menerima tawaran Diego Maradona menjadi kapten Argentina baru pada 10 November, menggantikan Javier Zanetti.

Pada Piala Dunia 2010, Argentina dikapteni oleh Mascherano, sampai ke perempat final dimana mereka dikalahkan 4-0 oleh Jerman.

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biodata lengkap dari Javier Mascherano, yang merupakan Gelandang bertahan FC Barcelona asal Argentina, dan lengkap kami sajikan dengan fotonya.
Selain memberikan Biodata lengkap Javier Mascherano, kami juga menyajikan Profil dan Biografi lengkap pemain sepakbola lainnya yaitu dari Sergio Busquets Biografi Lengkap.

Sunday, May 15, 2011

Carlos Tevez Profil Lengkap

Carlos Tévez, adalah pesepakbola asal Argentina yang kini membela Klub Liga Primer Inggris yaitu Manchester City. Bagi anda penggemar sepakbola, nama Tevez pasti sudah tidak asing lagi di telinga anda, penyerang yang haus gol dan terkenal pantang menyerah ini, adalah Striker andalan The Cityzen saat ini. Musim ini, Tevez telah mencetak 19 gol untuk Manchester City dan menempatkan namanya menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris no dua setelah Dimitar Berbatov. Pemain yang memiliki nama lengkap Carlos Alberto Tévez ini, lahir di Ciudadela, Provinsi Buenos Aires, 5 Februari 1984. Bagi anda penggemar Carlos Tevez, ingin mengetahui Profil Pemain, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari Penyerang Tim Nasional Argentina ini. Berikut Profile dan Biography lengkap dari Carlos Tevez.


Profil Dan Biodata Lengkap Carlos Tevez

Informasi Pribadi

Nama Lengkap : Carlos Alberto Tevez
Tempat Lahir : Buenos Aires
Tanggal Lahir : 5 Februari 1984
Kebangsaan : Argentina
Posisi : Striker
Bermain di Klub : Manchester City

Profil Tevez

Carlos Alberto Tévez (lahir di Ciudadela, Provinsi Buenos Aires, 5 Februari 1984; umur 27 tahun di ; sering dipanggil Carlitos, Apache) adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina. Carlos bermain di Manchester United F.C. sejak musim 2007 setelah sebelumnya bergabung dengan West Ham United di Liga Utama Inggris. Posisinya adalah penyerang. Oleh majalah FourFour Two ia pernah disebut sebagai "Maradona baru".

Tevez telah tiga kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Amerika Selatan (2003, 2004, 2005). Sejak mulai dipanggil pada tahun 2004 ke tim nasional sepak bola Argentina, ia telah 25 kali bermain dan mencetak 4 gol.

Demikian sekilas mengenai Profil dan Biodata lengkap dari Carlos Tevez, striker Manchester City yang berasal dari Argentina.
Selain memberikan Profil lengkap dari Carlos Tevez, kami juga menyajikan Profil dan Biografi pemain sepakbola lainnya yaitu dari Profil Lengkap Nemanja Vidic.

Sunday, May 1, 2011

Biografi Lengkap Gonzalo Higuain

Profil Pemain kali ini datang dari Striker Real Madrid berkebangsaan Argentina yaitu Gonzalo Higuaín. Penyerang berusia 23 tahun yang dibeli dari Klub asal Brazil River Plate, menunjukkan kontribusi yang baik bagi Tim, Higuain kerap menjadi pilihan utama Starting Lineup asuhan Jose Mourinho, kepercayaan itupun dibayar lunas oleh Higuain dengan mencetak gol demi gol untuk EL Real. Pemain yang memiliki nama lengkap Gonzalo Gerardo Higuaín ini, lahir di Brest, Perancis 10 Desember 1987. Higuain memulai awal karir sepakbolanya bersama Klub River Plate. Bagi anda Madrinista, ingin mengetahui Profil, Riwayat Hidup, Perjalanan Karier, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari Striker Real Madrid asal Argentina ini. Berikut Profiles dan Biografi lengkap Gonzalo Higuain.


Profil Dan Biodata Lengkap Gonzalo Higuain


Informasi Pribadi


Nama lengkap : Gonzalo Gerardo Higuaín
Tanggal kelahiran : 10 Desember 1987 (umur 23)
Tempat kelahiran : Brest, Perancis
Tinggi : 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain : Penyerang

Informasi klub


Klub saat ini : Real Madrid
Nomor : 20

Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
2004–2006 River Plate 37 (17)
2007– Real Madrid 73 (63)


Gonzalo Gerardo Higuaín Lahir ( Perancis lahir 10 Desember 1987; umur 23 tahun) adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Argentina yang sekarang ini dia bermain di klub Real Madrid. Sebelumnya dia bermain di klub River Plate dari tahun 2004 hingga 2007.Ia ditransfer dengan 15 juta euro.
Dia berposisi sebagai penyerang.

Demikian sekilas mengenai Profil, Riwayat Hidup, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap Gonzalo Higuain, penyerang asal Argentina yang kini membela Klub Real Madrid.
Selain memberikan Profil lengkap Gonzalo Higuain, kami juga menyajikan Profil dan Biodata lengkap dari pemain sepakbola top dunia lainnya dari Ryan Giggs Biodata Lengkap.

Sunday, March 27, 2011

Biodata Lengkap Lionel Messi

Lionel Messi, adalah pesepakbola hebat asal Argentina yang kini membela Klub asal Spanyol Barcelona. Tidak bisa dipungkiri, pemain yang akrab disapa Leo ini, adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, hal itu dibuktikannya dengan meraih penghargaan sebaik Pemain Terbaik Dunia 2010. Lionel Messi memang tidak memiliki postur ideal sebagai pesepakbola Internasonal, namun pemain yang dijuluki The Next Maradona ini, memiliki kelincahan yang membuat dirinya susah untuk dihadang oleh bek lawan. Messi memulai karir sepakbolanya di Newell's Old Boys, dan hingga sekarang bermain untuk Barcelona. Bagi anda penggemar atau Fans dari Lionel Messi, pasti ingin mengetahui Profil Pemain dan Biodata lengkapnya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan Profil serta Biodata lengkap dari pemain top dunia ini. Berikut Profiles dan Biografi lengkap dari Lionel Messi.


Profil Dan Biodata Lengkap Lionel Messi


Lionel Andrés Messi (lahir di Rosario, 24 Juni 1987; umur 23 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina. Posisinya adalah penyerang. Saat ini ia memperkuat FC Barcelona di Liga Spanyol. Kemampuannya sering membuatnya dijuluki sebagai "Diego Maradona baru".

Biografi

Pada awalnya pemain bertinggi badan 169 cm ini beraksi di klub Grandoli, klub asuhan Jorge Messi yang tak lain adalah ayahnya aldio. Kemudian ia beralih ke Newell's Old Boys. Namun klub ini tidak sanggup membayar biaya terapi hormon yang mencapai 500 pounds perbulannya. Untunglah Barcelona segera menangkap potensi hebat aldio Giovanni dan menawarinya pindah ke Spanyol untuk bergabung bersama klub Katalan ini plus membiayai seluruh biaya terapi.

"Saya hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk yakin bahwa dia memang seorang bintang masa depan." ucap pelatih Barcelona B kala itu, Carles Rexach. "Sepanjang karier saya selama 40 tahun, tak pernah saya melihat seorang pemain yang benar-benar bertalenta. seseorang dengan pengetahuan sepak bola minim pun akan bisa menyadari kemampuan hebat aldio."

Bakatnya menarik perhatian dunia sewaktu beraksi bersama tim nasional sepak bola Argentina di Piala Dunia Remaja dan Barcelona pada tahun 2005. Pada tahun 2006 dia berhasil membantu Barcelona sebelum mengalami cedera dalam pertandingan perempatfinal menghadapi Chelsea di Liga Champions. Messi yang mempunyai tubuh yang agak kecil ini sangat lincah di atas lapangan dan kerap membuka ruang kepada rekan-rekannya yang memburu gol. instingnya sebagai pemain sepak bola semakin terasah sejak memperkuat tim barcelona senior, terlebih perpaduannya dalam bermain bersama bintang dari brazil kala itu Ronaldinho semakin mematangkannya sebagai pesepak bola andal seperti saat ini.

Bukti dari kualitas permainannya adalah dengan memberi kontribusi terhadap klub nya Barcelona dalam meraih banyak gelar, dan puncaknya diraih bersama barcelona pada tahun 2009 yang lalu, dimana dari semua kejuaraan yang diikuti oleh klub Barcelona, mereka meraih semua gelar, totalnya sebanyak 6 (enam) gelar (Sextuple) pada tahun 2009. Hal ini ditandai oleh messi dengan meraih golden booth award serta Most Valauble player di Champions League serta meraih penghargaan tertinggi didunia sepak bola dengan meraih predikat sebagai Pemain Terbaik Eropa (Balon d'or) dan Pemain terbaik Dunia Versi FIFA.

Informasi klub

Klub saat ini FC Barcelona
Nomor 10

Karier junior

1995–2000 Newell's Old Boys
2000–2004 FC Barcelona

Karier senior


Tahun Klub Tampil (Gol)
2004- FC Barcelona 64 (54)

Tim nasional


2005– Argentina 22 0(6)

1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik dan
akurat per 21:12, 29 September 2007.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 26 September 2007.

Demikian Profil dan Biodata lengkap dari Lionel Messi pesepakbola bertalenta emas yang merupakan Pemain Terbaik Dunia Saat Ini.

Saturday, July 3, 2010

Mundial 2010: Alemania humilla a Argentina y jugará las semifinales



Argentina 0 - 4 Alemania

(Espn) Alemania fulminó a Argentina, la goleó con toda la contundencia con la que venía ganando la albiceleste, puso al descubierto las miserias del equipo de Diego Maradona y, de paso, demostró al mundo que no es un candidato casual al Mundial de Sudáfrica sino un favorito serio.

Como hace cuatro años, Argentina cayó en cuartos y ante el mismo rival. Pero entonces lo hizo en la tanda de penaltis y ahora bajo una tormenta de goles germanos. Por quinto Mundial consecutivo, Argentina cae ante una selección europea y lo hace un día después de que perdiera Brasil frente a Holanda en la misma ronda, poniendo en duda el presunto dominio futbolístico de Latinoamérica.

Los germanos se cuelan entre los cuatro mejores del mundo tras haber dejado de lado a dos de las favoritas, primero a Inglaterra y luego a una Argentina que no conocía la derrota, que venía dejando muestras de contundencia ofensiva y ambición.

El equipo de Maradona perdió porque se enfrentó a un rival más serio, que sacó partido de todas las carencias que hasta ahora habían quedado tapadas por su contundencia ofensiva, por la potencia de su delantera, auténtica dinamita que había desarbolado a todos sus rivales sin necesidad de orden táctico, de disciplina.

Pero contra Alemania eso no fue suficiente. Las estrellas albicelestes no brillaron. Messi anduvo menos presente y el equipo se derrumbó como un castillo de naipes, como un gigante con los pies de barro. Cuando falló la pegada, no había nada para suplirlo.

Perdió un partido que se puso cuesta arriba desde el minuto 3, cuando Müller, el joven jugador que hace cuatro meses Maradona había confundido con un recogepelotas y que ya lleva cuatro tantos en este Mundial, anotó el primero de la tarde en el minuto tres. No obstante, Muller no marcará en las semifinales, porque vio una amarilla que le impedirá jugar esa ronda.

El marcador en contra pesó como una losa. Argentina descubrió una situación inédita, desconocida para un equipo acostumbrado a remar a favor de corriente, arriba en el marcador y no a verse con prisas, urgencias y obligaciones.

En ese contexto nada funcionó. El equipo empujó con brío, con el corazón que tanto les ha pedido su seleccionador, pero sin orden. Fue una ofensiva apasionada pero tan ineficaz como contundentes habían sido las de los partidos anteriores.

Quien más lo intentó fue Ángel di María, el mejor de su equipo, el más activo en la incorporación al ataque, más acertado que en los partidos anteriores. Dejó en el césped su mejor versión, tanto cuando comenzó por la izquierda, su puesto natural, como cuando se desplazó a la derecha para buscar soluciones al marcador en contra. Messi apareció menos, perdido en la maraña alemana, obligado a bajar a buscar el balón muy lejos de la portería, donde no se puede ser letal, donde su magia pierde poder y su influjo en el juego es menos determinante. Tévez le puso genio pero poco más e Higuaín participó menos en el juego.Fue poca la propuesta argentina.

Media docena de jugadas que apenas llegaron a despeinar la tela tejida por Joachin Löw. Lo intentaron desde lejos pero sin fuerza, trataron de entrar en el área pero sin acierto. Se estrellaron una y otra vez. Y Messi no aparecía.

Impotente, sin respuestas, Argentina se conformó con dominar pero sin crear grandes ocasiones, mientras Alemania acechaba, aguardaba en sus cuarteles de invierno a que la albiceleste dejara sus huecos. Los tuvo la "Mannschaft", que volvió a demostrar que a la contra es una máquina bien engrasada. Pudo marcar Klose tras una brillante jugada de Müller. Y el propio Müller a pase de Lahm. Sus ocasiones eran más claras que las argentinas, pero la intensidad la ponían los albicelestes.

En el segundo tiempo buscaron más el gol, con más ahínco, pero con el mismo desacierto. Su empuje rompió el partido, lo hizo de ida y vuelta, sin rumbo, a la merced de cualquiera, un correcalles sin sentido que dejó los minutos más atractivos y emocionantes.

Del intercambio de golpes salió beneficiada Alemania, la que tenía un poco más de orden y clarividencia. En el minuto 68 Müller demostró que está enchufado en el Mundial y, desde el suelo, acertó a servir a Podolski que se internó en el área para centrar a un Klose que marcó libre de marca. El segundo tanto acabó por quebrar a Argentina.

Sólo quedaba la heroica, lanzarse a por todas a la desesperada. Pero Alemania no dio tiempo a Argentina a preparar la respuesta. Siete minutos más tarde Schweinsteiger dejó sentados a cuantos defensas albicelestes le salieron al paso y sirvió para que Friedrich sentenciara el encuentro.

Todavía tuvo tiempo de marcar el cuarto Klose en otra jugada al contragolpe, lo que le deja a las puertas de ser el máximo goleador de toda la historia de los Mundiales.

Era la sentencia a una selección argentina que sucumbió de alto, con estrépito, desarbolada por un equipo ordenado que se mete entre los cuatro mejores del mundo y presenta su candidatura a más, nadie sabe a cuanto más, porque su juventud llena de incertidumbre su suerte. A tanto como aspiraba hasta ahora la Argentina de Maradona, que vio como sus estrellas dejaban de brillar el día más necesario.

Sunday, June 27, 2010

Mundial 2010: Argentina hace los deberes frente a México con ayuda arbitral

Argentina 3 - 1 México

(Espn) Un error arbitral, un regalo del defensor mexicano Ricardo Osorio y una genialidad de Carlos Tévez, sirvieron a Argentina para derrotar a una inocente selección de México (3-1) y situar a los de Diego Maradona en los cuartos de final del Mundial de Sudáfrica.

Argentina logró la clasificación en un partido en el que se llevó un premio demasiado grande ante una México que le jugó de igual a igual, que le dio la batalla en todas las trincheras del campo, pero que pecó de falta de maldad a la hora de buscar el arco rival.

La albiceleste volvió a mostrar que su potencia ofensiva es un arma temible que oculta las carencias que pueda tener el equipo en otras líneas. Veinte goles anotados en los siete últimos encuentros, diez de ellos en el Mundial, son una estadística demoledora para un equipo acusado de no defender bien, pero cuyo arco sólo ha sido vencido en dos ocasiones.

Frente a la candidez mexicana triunfó la picardía argentina, que sacó un máximo rendimiento a sus escasas acciones, aprovechó lo poco que tuvo para llevarse una goleada excesiva, demasiado premio a su juego, excesivo castigo a la implicación de la "Tri".

Los de Javier Aguirre podrán incluso sentirse damnificados de un clamoroso error arbitral, que concedió el primer tanto a Carlos Tévez pese a que estaba en fuera de juego cuando remató de cabeza el tanto. Esa jugada cambió el signo de un partido que hasta ese momento estaba equilibrado, por no decir algo inclinado del lado mexicano.

Fueron los verdes los que habían dispuesto hasta ese momento de las mejores ocasiones. Carlos Salcido estrelló un balón en el travesaño a los 8 minutos, y Andrés Guardado rozó el palo derecho de Romero a la siguiente posibilidad.

Los avisos de México mostraban que sobre el terreno Argentina tenía por primera vez en el Mundial un rival temible, un adversario capaz de hacer sombra al equipo que se viene paseando por Sudáfrica.

Pero a poco que los de Maradona tomaron aliento, que Lionel Messi comenzó a hacer acto de presencia, el peligro cambió de lado. Y frente a las intenciones verdes llegaron los golpes albicelestes.

Como de costumbre, el rosarino estuvo en el origen del primer tanto, gracias a un pase magistral a Tévez, que se estrelló con Pérez. El balón rebotado cayó en los pies de Messi, quien le sacó provecho a todo y que le dio una gran asistencia a Tévez. En fuera de juego, el atacante del Manchester City envió el balón a la red. El asistente no levantó la bandera y el árbitro concedió el tanto. La repetición en las pantallas gigantes del estadio sembraron la duda en el asistente, quien le avisó al árbitro de su posible error. Pero el italiano Roberto Rosetti no cambió su decisión y el tanto subió al marcador.

Las protestas y verse abajo en el marcador sacaron a México del partido. Márquez vio una amarilla y el equipo, hasta ese momento bien plantado en el campo, se desdibujó.

Fruto del desconcierto mexicano fue el segundo tanto albiceleste, nacido de un error de Osorio, quien se equivocó en la salida y dejó el balón a Higuaín. El Pipita esquivó a Pérez y marcó su cuarto tanto en el Mundial, lo que le eleva a lo más alto de la clasificación de anotadores.

Argentina se marchó a los vestuarios encantada de la recompensa obtenida con tan poco esfuerzo y México agraviado por verse con tantos rasguños inmerecidos. La frustración mexicana se transformó en pelea a la entrada de los vestuarios.

El ingreso de Pablo Barrera por Adolfo Bautista en el descanso, le dio más profundidad a la "Tri", que abrió el campo por la banda izquierda y dio trabajo a la defensa albiceleste.

Pero México siguió adoleciendo de falta puntería y, cuando parecía que podía poner en peligro a la defensa argentina se encontró con un tercer mazazo, otro golpe directo nacido de una genialidad de Tévez, quien desde fuera del área sacó un potente derechazo que encontró el àngulo izquierdo del arco defendido por Pérez.

El partido estaba sentenciado y Argentina se dedicó a contemporizar mientras México agonizaba en su propia impotencia.

Tuvo que venir una acción de Javier "Chicharito" Hernández, una jugada de fuerza y talento, una internada en el área que culminó con un fuerte disparo ante el que nada pudo hacer Romero.

Méxicó marcó el tanto de la honra y poco más pudo hacer. Le faltó la pujanza ofensiva, esa misma que derrocha de vez en cuando Argentina.

Saturday, June 12, 2010

Mundial 2010: Argentina dominó y acabó pidiendo la hora



Argentina 1 - 0 Nigeria

Grupo B

Argentina: Romero; Jonás Gutiérrez, Demichelis, Samuel, Heinze; Mascherano, Verón (Maxi Rodríguez, m.74); Messi, Tévez, Higuaín (Milito, m.79) y Di María (Burdisso, m.85).

Nigeria: Enyeama; Odiah, Shittu, Yobo, Taiwo (Uche, m.75); Etuhu, Haruna, Kaita; Ayegbeni, Obinna (Martins, m.53), Ogbuke Obasi (Odewingie, m.60)

Goles: 1-0, m.6: Heinze de potente cabezazo.

Árbitro: Wolfgang Stark (GER), amonestó a Jonás Gutiérrez por Argentina y a Haruna por Nigeria.

Estadio: Ellis Park (Johannesbugo)

Incidencias: Partido de la primera fase de la Copa del Mundo de Sudáfrica (Grupo B) disputado en el estadio Ellis Park de Johannesbugo ante 55.686 espectadores.


Jugador del Partido según FIFA

Vincent Enyeama

“Ha sido una muy buena noche par a mi, y una gran oportunidad para todos de poder jugar contra un equipo como Argentina. Estoy orgulloso de la manera como respondimos a su gol tempranero”.



“Es un paso muy importante el que dimos hoy, pero deberemos mejorar un montón de cosas si queremos jugar los siete partidos. El encuentro salió como estaba planteado: si hubiésemos aprovechado las situaciones que creamos, quizás estaríamos hablando de un partido brillante de Argentina. Sin embargo, erramos mucho y eso hay que corregirlo, porque generalmente el que perdona paga, aunque esta vez nos perdonaron a nosotros. Lo bueno es que cuando uno gana se va afianzando, y a medida que los resultados se den, los jugadores van a ir tomando confianza”, Diego Maradona, entrenador de Argentina.


"Estoy un poco decepcionado por el resultado, aunque orgulloso de lo que han hecho mis jugadores durante el partido. Desgraciadamente, cometimos un error que permitió el córner del que vino el gol. En este nivel, si pierdes la concentración un segundo te castigan, y así fue. Sin no hubiésemos fallado en esa jugada, quizás hubiéramos logrado el empate”, Lars Lagerback, entrenador de Nigeria.


“Arrancar con el pie derecho era muy importante, sobre todo porque Corea había ganado. Pero este fue recién el primer partido y todavía falta mucho. Es una lástima que no lo hayamos definido antes, y en lo personal, considero que no haber marcado es algo del destino. Como dije, se dio un buen primer paso y no es poca cosa”, Federico Higuaín, delantero de Argentina.



“Perder por un gol con un equipo como Argentina no es el fin de la Copa del Mundo. No anotaron un tanto tempranero y eso nos complicó las cosas. Pese a todo, cumplimos un buen papel y esperemos revertir esta situación. El juego con Grecia ahora es muy importante porque necesitamos sí o sí los tres puntos. Todavía mantenemos nuestras oportunidades”, Obafemi Martins, delantero de Nigeria.

“Había que arrancar ganando, así se hizo y es valioso. Lo bueno es que, además, creamos muchas situaciones de gol, aunque es cierto que debemos seguir trabajando para afinar la puntería. Aún así, dimos un pase clave para nuestro primer objetivo, que es pasar a octavos de final”, Martín Demichelis, defensor de Argentina.


CRÓNICA

(FIFA.com) Sin brillar, pero con arranques de buen fútbol, Argentina debutó con victoria por la mínima, gracias a un gol de cabeza del defensor Gabriel Heinze, ante Nigeria en el primer partido del Grupo B disputado en el Estadio Ellis Park de Johannesburgo el sábado 12 de junio.

La Albiceleste fue prometedora en la primera parte, pero perdió fuerzas e ideas en la segunda donde las Super Águilas disfrutaron de sus ocasiones más claras, pero anduvieron faltos de puntería. El acierto del portero nigeriano Enyeama ante el genio de Lionel Messi marcó el resultado final.
Aunque el primer susto lo dio Chinedu Ogbuke Obasi con un disparo cruzado, Messi tardó sólo 6 minutos en poner las cosas en su sitio. Primero se internó en el área y habilitó de manera inmejorable a Gonzalo Higuaín que disparó fuera. Luego fue él mismo quien probó suerte con un tiro desde la media luna que el portero nigeriano despejó con una palomita. Y ahí nació el gol. Juan Sebastián Verón sacó el córner y Gabriel Heinze, solo en el punto de penal, cabeceó a la escuadra (1-0, 6’).

Nigeria apenas inquietó en toda la primera parte con otra llegada de Obasi al área donde, sin embargo, no llegó a conectar el remate. Messi seguía con ganas de reivindicarse con la Albiceleste pero Enyeama volvió a exhibirse para sacar el remate de la Pulga, perfectamente dirigido a la escuadra. Tras el descanso, la escuadra de Maradona salió de nuevo volcada al ataque y una combinación de Verón y Messi por la derecha estuvo a punto de ser la sentencia. Pero con el paso de los minutos, Argentina fue perdiendo aliento.

Las Super Águilas se animaron al notar el bajón de su rival y llegaron los momentos más agobiantes para el arquero Sergio Romero. Por velocidad los africanos encontraban con comodidad la espalda de la zaga argentina, y Taiwo estuvo a punto de anotar el empate con un disparo cruzado.

Aún así , Argentina superó su pájara indemne, tanto por la falta de puntería de los africanos como por los reflejos de Romero. Cierto, que los delanteros albiceleste tampoco anduvieron finos y marraron todas las ocasiones que crearon, y ni Higuaín ni Messi lograron culminar sus llegadas.

Finalmente, el equipo de Maradona mantuvo las estadísticas, y de los 14 partidos de Copa Mundial de la FIFA en los que se fue al descanso con un 1-0 a favor, siempre terminó ganando. Además, en sus tres citas con Nigeria en este torneo, el equipo sudamericano siempre se ha llevado la victoria con un gol de diferencia.

El próximo 17 de junio, Argentina se enfrentará a la República de Corea en el estadio Soccer City de Johannesburgo a las 20:30 (hora sudafricana) mientras que Nigeria se verá con Grecia en el estadio Free State de Mangaung/Bloemfontein el mismo día a las 16:00.

Thursday, June 3, 2010

La machada del día: Bilardo ortal!

"Si Argentina sale campeón, dejo que me dé por culo el que marque el gol de la victoria", Carlos Bilardo.

(visto en Bar Deportes)

Tuesday, April 13, 2010

Ángel Cappa es el nuevo entrenador de River Plate

(EP) El presidente del River Plate, Daniel Passarella, confirmó que el argentino Ángel Cappa será el nuevo entrenador del conjunto bonaerense y aseguró que no era el momento del técnico saliente, Ramón Díaz, a la vez que apostó por un cambio que les lleva a "pelear" por el "próximo campeonato".

"Cuando terminó el último partido me comuniqué con él (Díaz) y le dije que cuando llegara del viaje (de Tucumán) viniera para River porque quería hablar con él. Posteriormente le comuniqué que teníamos la intención de rescindir el contrato, juntarnos y resolver su salida. Fue doloroso la forma en la que se tuvo que ir Leo", dijo en declaraciones ofrecidas al periódico local 'Olé'.

Asimismo, el máximo mandatario de la disciplina franjirroja afirmó que la decisión del cambio fue "unánime". "Acordamos darle la posibilidad a Cappa de iniciar un proyecto de trabajo. Sabemos de la capacidad de ambos pero teníamos que elegir. Me dijeron que había una sentada en la puerta del club pidiendo por Díaz y eran 20 personas. River tiene 17 millones de hinchas", señaló en relación a la dificultad de la destitución de Díaz.

Por su parte, Passarella aseguró que Cappa es el entrenador idóneo y está "preparado" para dar un "toque diferente" a River. "Cappa es un entrenador de gusto y paladar de la gente de River".

Martin Palermo se convierte en el máximo goleador histórico de Boca Juniors


(Dyn) Martín Palermo es desde el lunes 12 de abril de 2009, con 220 goles, el máximo goleador en los casi 105 años de existencia de Boca Juniors, al haber dejado atrás la marca de 218 que, entre 1926 y 1938, estableciera Roberto Cherro.

Debe precisarse que los registros varían de acuerdo con el criterio que se utilice ya que hay historiadores que le reconocen a Cherro 221 goles, porque computan tres que convirtió en partidos posteriormente anulados por la Asociación Argentina de Futbol, en 1926.

Palermo, surgido en Estudiantes de La Plata, llegó a Boca en setiembre de 1997 y había conseguido el record en dos ciclos, el primero entre 1997 y 2000, y a su regreso tras su paso por varios clubes españoles, desde 2004 hasta la actualidad.

Thursday, February 18, 2010

El Pato Abbondanzieri deja Boca Juniors para jugar en el Internacinal de Porto Alegre

(EP) El guardameta argentino Roberto Abbondanzieri, ex portero del Getafe, se desvinculó del Boca Juniors argentino y llegó a un acuerdo para incorporarse hasta final de año al Internacional de Porto Alegre brasileño. Abbondanzieri, de 37 años, viajará hoy a su nuevo club para firmar su nuevo contrato y el Internacional le pagará a Boca 200.000 dólares por la desvinculación del 'Pato', que el fin de semana pasado perdió la titularidad en el conjunto argentino por bajo rendimiento.

"Nadie me garantizaba que iba a volver a jugar y en este puesto hay que aguantar mucho en el banquillo cuando se hace un cambio. No haber salido a la cancha el otro día fue como volver a 1998. En Brasil no voy a tener esas dificultades. Me siento útil para sumar y no para sufrir cuando llegan los domingos", comentó el portero argentino al salir del estadio de La Bombonera. Abbondanzieri, que hace dos años volvió del Getafe a Boca con la intención de retirarse en el club con el que ganó 14 títulos, tendrá como compañeros en su nuevo equipo a sus compatriotas Andrés D'Alessandro y Pablo Guiñazú.